Edukasi Anak

3 Eksperimen Sederhana ini Dijamin Membuat Anak Suka Belajar Sains

Oct 30, 2019
administrator

Sebagai orang tua, memberikan yang terbaik bagi anaknya merupakan sebuah keinginan yang harus diwujudkan. Hal yang diberikan tidak melulu soal barang atau benda fisik, tetapi juga pembelajaran dan pengetahuan yang dapat mengembangkan berbagai aspek kemampuan anak.

Salah satu pembelajaran yang sebaiknya dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini adalah sains. Istilah sains tidak selalu terkait dengan hal-hal ilmiah, rumit, dan di luar nalar. Sains pada dasarnya merupakan proses pengenalan pengetahuan terhadap lingkungan sekitar melalui metode ilmiah.

Jika diterapkan pada anak, metode yang digunakan tentu saja lebih sederhana. Jadi apabila ingin menerapkan pembelajaran sains anak untuk menstimulasi beberapa aspek perkembangan, jangan khawatir. Bunda bisa mengajak anak bermain sekaligus belajar melalui beberapa percobaan sederhana berikut ini,

1. Percobaan Benda Terapung dan Tenggelam

Untuk mengenalkan konsep terapung dan tenggelam, Bunda tidak perlu membawa anak ke laut atau kolam untuk berenang. Cukup dengan percobaan berikut, anak bisa mengenal konsep terapung atau tenggelam. Caranya mudah, Bunda hanya perlu menyiapkkan satu baskom berisi air, beberapa benda yang bisa tenggelam (koin, batu, kunci0, dan benda yang mengapung (sapu tangan, plastik, serta pensil).

Jika semua bahan sudah siap, minta anak untuk memasukkan salah satu benda dan mengamatinya. Minta anak untuk melihat posisi benda yang mereka masukkan, ada di permukaan air, atau di dasar baskom. Dari situ mereka bisa membedakan bahwa terapung adalah posisi benda ketika berada di permukaan dan tenggelam merupakan posisi benda di dasar baskom.

2. Percobaan Mencairkan Mainan

Pada percobaan berikut anak akan diajari untuk bersikap kreatif dan menemukan solusi dalam mengatasi sebuah masalah melalui percobaan sains. Caranya cukup mudah, Bunda hanya perlu menyiapkan beberapa mainan yang telah dibekukan di dalam kotak es batu, air, dan garam.

Setelah semua siap, minta anak untuk melepaskan semua mainan dari es dengan cara menyiram perlahan menggunakan air, atau melumuri dengan garam. Bunda juga bisa membebaskan anak-anak dan menstimulasi mereka untuk menemukan cara lain agar es bisa cepat cair.

Dari hasilnya kita bisa menilai apakah anak kreatif, sabar, dan mau mencari solusi terbaik. Sedangkan bagi mereka, percobaan sains anak sederhana ini akan memberi pengetahuan tentang benda cair dan bagaimana proses mencair itu.

3. Mengamati Pertumbuhan Biji

Percobaan terakhir membutuhkan waktu yang cukup lama, tetapi prosesnya dijamin menyenangkan bagi anak. Untuk melakukan sains sederhana ini, Bunda hanya perlu menyiapkan sebuah wadah dengan bagian mulut yang besar, beberapa biji kacang hijau, dan kapas basah.

Setelah siap, ajak anak untuk meletakkan kapas ke dalam wadah, dan menebarkan biji kacang hijau. Setelah itu minta mereka untuk mengamati perkembangan biji kacang hijau setiap hari sambil sesekali menyiram dengan sedikit air. Dari percobaan sederhana ini kita bisa melihat seberapa sabar anak untuk menanti proses pertumbuhan biji.

Bagaimana Bunda, seru bukan percobaan sains anak sederhana di atas? Selamat mencoba.

Sebagai orang tua, memberikan yang terbaik bagi anaknya merupakan sebuah keinginan yang harus diwujudkan. Hal yang diberikan tidak melulu soal barang atau benda fisik, tetapi juga pembelajaran dan pengetahuan yang dapat mengembangkan berbagai aspek kemampuan anak.

Salah satu pembelajaran yang sebaiknya dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini adalah sains. Istilah sains tidak selalu terkait dengan hal-hal ilmiah, rumit, dan di luar nalar. Sains pada dasarnya merupakan proses pengenalan pengetahuan terhadap lingkungan sekitar melalui metode ilmiah.

Jika diterapkan pada anak, metode yang digunakan tentu saja lebih sederhana. Jadi apabila ingin menerapkan pembelajaran sains anak untuk menstimulasi beberapa aspek perkembangan, jangan khawatir. Bunda bisa mengajak anak bermain sekaligus belajar melalui beberapa percobaan sederhana berikut ini,

1. Percobaan Benda Terapung dan Tenggelam

Untuk mengenalkan konsep terapung dan tenggelam, Bunda tidak perlu membawa anak ke laut atau kolam untuk berenang. Cukup dengan percobaan berikut, anak bisa mengenal konsep terapung atau tenggelam. Caranya mudah, Bunda hanya perlu menyiapkkan satu baskom berisi air, beberapa benda yang bisa tenggelam (koin, batu, kunci0, dan benda yang mengapung (sapu tangan, plastik, serta pensil).

Jika semua bahan sudah siap, minta anak untuk memasukkan salah satu benda dan mengamatinya. Minta anak untuk melihat posisi benda yang mereka masukkan, ada di permukaan air, atau di dasar baskom. Dari situ mereka bisa membedakan bahwa terapung adalah posisi benda ketika berada di permukaan dan tenggelam merupakan posisi benda di dasar baskom.

2. Percobaan Mencairkan Mainan

Pada percobaan berikut anak akan diajari untuk bersikap kreatif dan menemukan solusi dalam mengatasi sebuah masalah melalui percobaan sains. Caranya cukup mudah, Bunda hanya perlu menyiapkan beberapa mainan yang telah dibekukan di dalam kotak es batu, air, dan garam.

Setelah semua siap, minta anak untuk melepaskan semua mainan dari es dengan cara menyiram perlahan menggunakan air, atau melumuri dengan garam. Bunda juga bisa membebaskan anak-anak dan menstimulasi mereka untuk menemukan cara lain agar es bisa cepat cair.

Dari hasilnya kita bisa menilai apakah anak kreatif, sabar, dan mau mencari solusi terbaik. Sedangkan bagi mereka, percobaan sains anak sederhana ini akan memberi pengetahuan tentang benda cair dan bagaimana proses mencair itu.

3. Mengamati Pertumbuhan Biji

Percobaan terakhir membutuhkan waktu yang cukup lama, tetapi prosesnya dijamin menyenangkan bagi anak. Untuk melakukan sains sederhana ini, Bunda hanya perlu menyiapkan sebuah wadah dengan bagian mulut yang besar, beberapa biji kacang hijau, dan kapas basah.

Setelah siap, ajak anak untuk meletakkan kapas ke dalam wadah, dan menebarkan biji kacang hijau. Setelah itu minta mereka untuk mengamati perkembangan biji kacang hijau setiap hari sambil sesekali menyiram dengan sedikit air. Dari percobaan sederhana ini kita bisa melihat seberapa sabar anak untuk menanti proses pertumbuhan biji.

Bagaimana Bunda, seru bukan percobaan sains anak sederhana di atas? Selamat mencoba.


Share Artikel
Latest Post
Promo